Emulator android adalah software atau aplikasi untuk menjalankan operating sistem android di komputer laptop pc . Untuk menjalankan aplikasi android di PC atau Laptop dibutuhkan sebuah emulator. Untuk saat ini sudah banyak pilihan emulator android.

pernah gak sih kalian melihat sebuah permainan android yang dimainkan di PC atau Laptop, misalnya, game PUBG Mobile , Mobile Legend, Dll yang lebih seru dimainkan dengan keyboard atau mouse.


Nah buat kamu yang ingin main game di PC atau butuh aplikasi Android di PC, berikut ada beberapa rekomendasi emulator Android ringan dan terbaik di tahun ini, untuk PC atau laptop.

Daftar Aplikasi Emulator Android Ringan dan Terbaik untuk PC di 2019

Tentu semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sesuai dengan kebutuhan kamu, mulai dari bermain game Android di PC atau laptop, hingga menggunakan aplikasi chatting.

Lalu manakah emulator Android yang paling cocok buat kamu? Simak dulu daftar lengkapnya berikut!

1. AMIDuOS

AMIDuOS adalah emulator Android yang dapat bekerja dengan baik untuk segala kebutuhan, mulai dari developer dan game. Kamu bisa mengunduh dan menikmatinya gratis selama 30 hari.

Selanjutnya, bakal ada 2 opsi, yakni Android versi Jelly Bean seharga US$10 (sekitar Rp 130 ribuan) atau Lollipop seharga US$15 (sekitar Rp 200 ribuan).

KelebihanKekurangan
Bekerja di Windows 7/8/10Hanya tersedia versi Jellybean dan Lollipop
Fitur dan dukungan lengkapOpsi berbayar dengan free trial 30 hari
Dukungan user dan developer

2. Android Studio

Android Studio sangat disarankan untuk kamu para developer. Mendapatkan lisensi langsung dari Google, emulator ini sangat disarankan untuk menguji sebuah aplikasi dan game.

Tapi ingat, Android Studio bukanlah pilihan terbaik buat kamu yang menggunakannya untuk sosial media atau game saja.

KelebihanKekurangan
Diperuntukkan bagi para developerPerlu keahlian coding khusus
Leluasa dalam mengatur pemrograman
Dukungan sepenuhnya dari Google

3. Andy

Andy merupakan salah satu emulator Android yang dapat kamu nikmati dan unduh gratis sepenuhnya.

Andy bakal menawarkan kamu keleluasaan dalam mengeksplorasi berbagai fitur Android di PC, mulai dari aplikasi, game, launcher, bahkan instalasi akses root sekalipun.

KelebihanKekurangan
Dukungan Windows dan Mac
User interface layaknya tampilan Android
Fitur lengkap dan gratis sepenuhnya

4. Bluestacks

Bluestacks sudah jadi emulator Android terbaik yang umum digunakan. Untuk menggunakan Bluestacks secara lancar, setidaknya kamu butuh spesifikasi PC dengan RAM minimal 2GB.

Bahkan Bluestacks 2 terbaru memiliki performa lebih cepat, stabil, dan dilengkapi beberapa fitur seperti pengaturan lokasi.

KelebihanKekurangan
Emulator Android paling populerButuh spesifikasi PC mumpuni
Fitur dan dukungan hingga Android NougatAgak berat saat digunakan
User interface yang mudah dipahami

5. BlueStacks 3

BlueStacks 3 merupakan versi pengembangan terbaru dari emulator Android paling popular saat ini.

BlueStacks 3 sendiri mendapatkan dukungan penuh dari BlueStacks Gaming Platform yang memberikan performa lebih baik dan lebih cepat untuk menunjangan pengalaman bermain game, loh.

KelebihanKekurangan
Dukungan berbagai aplikasi dan gameAgak lag terutama pada VGA yang kurang memadai
Update berkala
Berjalan di komputer spek terbatas

6. Genymotion

Genymotion memberikan kemudahan bagi developer Android untuk menguji aplikasi atau game dengan beberapa perangkat sekaligus.

Sejauh ini Genymotion bisa menjalankan emulator smartphone seperti Nexus One dengan Android 4.2 atau Nexus 6 dengan Android 6.0.

KelebihanKekurangan
Diperuntukkan bagi para developerPerlu keahlian coding khusus
Update berkalaLayanan free trial dengan opsi berbayar per tahun
Basis Android 8.0 Oreo sudah tersedia

7. KoPlayer

KoPlayer adalah salah satu pemain baru dalam dunia emulator Android untuk PC. Buat kamu para gamer Android di PC, KoPlayer bisa jadi salah satu pilihan.

Emulator ini tentu bisa menjalankan aplikasi Android di PC dan bisa mengubah keyboard kamu menjadi controller untuk beberapa game Android.

Proses instal dan penggunaannya sangat mudah, walau masih terdapat beberapa bug.

KelebihanKekurangan
Diperuntukkan untuk kalangan gamerMasih terdapat banyak bug
Dukungan untuk prosesor berbasis Intel dan AMD
Pengaturan mouse dan keyboard lengkap untuk bermain game

8. Manymo

Manymo bisa jadi salah satu pilihan yang menarik. Manymo tidak mengharuskan kamu mengunduh, karena emulator Android ini bisa digunakan langsung secara online.

Sayangnya, Manymo menawarkan opsi pembayaran yang cukup mahal untuk para pengguna personal.

KelebihanKekurangan
Digunakan secara online lewat browserOpsi pembayaran terlalu mahal
Tidak menghabiskan ruang penyimpanan PC

9. MEmu

MEmu adalah salah satu emulator Android yang sudah mendukung berbagai versi Android, mulai dari Jelly Bean, Kit Kat, dan Lollipop.

Salah satu fitur besarnya adalah dukungan pada chipset Intel maupun AMD. Untuk penggunaan normal, MEmu sangat lancar dalam menjalankan kebanyakan aplikasi Android di PC, guys.

KelebihanKekurangan
Dukungan prosesor Intel dan AMD
Kemampuan bermain game Android
Ringan dan lancar

10. Nox

Nox yang merupakan salah satu emulator Android ringan ini menawarkan fitur yang segudang, terutama fitur yang cukup membantu dalam bermain game Android di PC.

Dengan Nox, kamu bisa bermain game menggunakan keyboard dan mouse, bahkan joystick jika kamu punya.

KelebihanKekurangan
Lancar dalam bermain game
Kompatibiltas untuk Windows dan Mac
Dukungan kontrol gamepad

11. XePlayer

Selain NoxPlayer, kamu juga memiliki pilihan lain untuk bermain game Android di PC atau laptop, yaitu dengan XePlayer.

XePlayer sendiri mendukung hingga jutaan game untuk dimainkan menggunakan mekanisme keyboard dan mouse. Emulator Android terbaik ini juga mendukung sistem operasi Windows XP, 7, 8 hingga 10.

KelebihanKekurangan
Dukungan sistem operasi Windows XP hingga 10Butuh spesifikasi tinggi untuk performa terbaik
Performa mirip Nox Player
Kompatible dengan hamper semua aplikasi dan game

12. Remix OS Player

Remix OS Player yang dikembangkan oleh Jide merupakan pemain baru dalam dunia emulator Android untuk PC.

Sejauh ini hanya Remix OS Player yang mendukung Android hingga versi Marshmallow. Proses instalasinya pun cukup mudah.

Namun sayang, Remix OS Player tidak mendukung CPU berbasis AMD.

KelebihanKekurangan
Optimasi untuk bermain game AndroidMasih berbasis Android Marshmallow
Mapping untuk tombol keyboard dan mouseTidak support prosesor AMD

13. Windroye

Sebagai salah satu emulator Android ringan dan yang paling tua, Windroye punya tampilan yang cukup sederhana.

Emulator Android yang paling ringan ini dapat diunduh secara gratis dengan proses install cukup mudah. Windroye juga sangat cocok digunakan buat kamu yang punya spesifikasi PC terbatas.

KelebihanKekurangan
Ringan digunakan di PC spesifikasi terbatasSudah terlalu jadul
Fitur sederhana

14. Xamarin

Xamarin punya fungsi yang hampir sama dengan Android Studio. Emulator Android terbaik ini memang sangat direkomendasikan untuk para developer, baik untuk personal maupun skala perusahaan.

Perbedaannya, Xamarin dapat digunakan untuk aplikasi lain seperti Microsoft Visual Studio.

KelebihanKekurangan
Diperuntukkan untuk kalangan developerPerlu kemampuan coding khusus
Keleluasaan dalam mengembangkan aplikasi dan game

15. Jar of Beans

Jar of Beans adalah emulator yang menggunakan Basis Android 4.1.1 Jelly Bean dan sudah mendukung Intel Hardware Accelerated Execution Manager (HAXM).

Fitur unggulan Jar of Beans adalah emulator ini berformat portable, jadi nggak memerlukan proses instalasi sama sekali lho, guys.

Tentu bakal memudahkan kamu yang hanya menggunakan aplikasi Android di PC hanya sewaktu-waktu saja kan? Praktis banget deh!

KelebihanKekurangan
Dukungan portable tanpa perlu installHanya mendukung Android 4.1.1 Jelly Bean
Performa cepat

16. YouWave

Sama seperti Windroy, YouWave juga menjadi salah satu emulator Android tertua.

Untuk versi gratisnya, kamu hanya akan mendapatkan versi Ice Cream Sandwich. Sementara itu untuk versi Lollipop kamu harus membayar US$29.99 (sekitar Rp 400 ribuan).

Tapi, karena ini adalah emulator Android yang ringan, YouWave cocok buat kamu yang punya PC dengan spesifikasi jadul.

KelebihanKekurangan
Ringan dan kompatibel di banyak PCFitur terbatas
Dukungan Windows XP/Vista/7/8/10DUkungan hanya sampai Android Lollipop (berbayar)
Kemampuan gaming terbatas

17. ARChon

ARChon enggak seperti kebanyakan emulator Android lainnya. Emulator Android ini hanya membutuhkan Google Chrome untuk menjalankan aplikasi di dalamnya.

ARChon sendiri kompatibel dengan Mac, Windows dan Linux. Namun, kamu perlu usaha lagi, karena menginstall ARChon ternyata cukup sulit.

KelebihanKekurangan
Dapat digunakan hanya di Google ChromeProses instalasi sulit
Kompatible dengan Mac, Windows dan Linux

18. Droid4X

Droid4X punya keunggulan dan kekurangan tersendiri. Emulator Android terbaik ini menawarkan tampilan yang sederhana dan bisa digunakan untuk bermain game.

Selain Windows, Droid4X juga mendukung Mac. Sayangnya masih terdapat banyak bug pada Droid4X dibanding emulator Android lainnya.

KelebihanKekurangan
Ringan dan lancarMasih terdapat banyak bug
Mendukung Windows dan Mac
Kemampuan bermain game sederhana

19. LeapDroid

LeapDroid adalah salah satu emulator Android PC yang sempat diakuisisi oleh Google. Emulator ini membawa Android 4.4 KitKat dengan dukungan keyboard mapping untuk bermain game.

Saat pertama melakukan instalasi, kamu pun akan mendapatkan opsi mendownload game populerseperti Clash of Clans dan Pokemon GO, loh.

KelebihanKekurangan
Dukungan bermain berbagai judul gameDukungan hanya sampai Android KitKat
Keyboard mapping mudah

20. VirtualBox

Terakhir, kamu juga bisa menciptakan emulator Android sendiri. Yang kamu perlukan adalah mengunduh VirtualBox dan image dari Android-x86.org.

Emulator ini bisa kamu gunakan untuk mengikuti tutorial yang banyak beredar di internet, dan harus punya kemampuan coding tentunya.

KelebihanKekurangan
Diperuntukkan bagi kalangan developerPerlu kemampuan coding
Fleksibilitas untuk membuat emulator sesuai kebutuhan

Itulah beberapa Kumpulan Emulator Android Terbaik untuk PC & Laptop di Tahun ini

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here